Loading...

  • Sabtu, 04 Juli 2026

Penyuluh Agama Islam Asahan Antusias Ikuti Diskusi Online "Masjid Berdampak", Wujudkan Masjid sebagai Tempat Sinergi Umat

Bimbingan Penyuluhan Peningkatan Kompetensi

Kisaran (Humas) – Dalam upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas penyuluh dalam penguatan fungsi masjid, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, Raja Dedi Hermansyah dan Makmur Hasibuan, mengikuti Diskusi Online Masjid Berdampak yang diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Masjid Tempat Sinergi Umat" ini menghadirkan Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai Keynote Speaker, Prastowo M. Wibowo, Ketua Umum Yayasan Masjid Raya Bintaro Jaya sebagai narasumber, serta Siti Masyitoh, Analis Hukum Ahli Pertama pada Subdirektorat Kemasjidan, sebagai moderator.

Diskusi tersebut membahas pentingnya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat, penguatan ukhuwah, pendidikan keagamaan, pelayanan sosial, serta kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan bersama.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, Raja Dedi Hermansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang strategi membangun masjid yang berdampak bagi masyarakat.

"Masjid memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat pembinaan umat. Melalui diskusi ini, kami memperoleh banyak inspirasi untuk terus menguatkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah, pembinaan keagamaan, pemberdayaan ekonomi, serta pusat sinergi umat di tengah masyarakat," ujarnya.

Senada dengan itu, Makmur Hasibuan menambahkan bahwa materi yang disampaikan para narasumber menjadi bekal berharga bagi para penyuluh agama dalam mendampingi pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) agar mampu mengelola masjid secara profesional, inklusif, dan memberikan manfaat yang luas bagi jamaah.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, diharapkan para Penyuluh Agama Islam Kabupaten Asahan semakin siap menjadi penggerak dalam mewujudkan masjid yang makmur, mandiri, dan berdampak nyata bagi kehidupan umat sesuai dengan semangat transformasi Kementerian Agama menuju Kemenag Berdampak. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post