Dengan Tegas dan Penuh Kasih, Penyuluh Agama Ingatkan: “Keluargamu Membutuhkanmu, Jangan Rusak Dirimu dengan Narkoba
Bimbingan Penyuluhan Keluarga & Narkoba
Loading...
Kisaran (Humas) Suasana bulan Syawal yang penuh keberkahan menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Kamis, 2 April 2026 pukul 14.30 WIB, Majelis Taklim MT Attaubah menggelar pengajian rutin di Jalan Marah Rusli, yang berlangsung dalam suasana sejuk, khidmat, dan penuh makna .
Dalam kegiatan tersebut, Raja Dedi Hermansyah selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur memberikan bimbingan penyuluhan agama secara tatap muka kepada jamaah binaan MT Attaubah Kelurahan Mutiara. Materi yang disampaikan menekankan bahwa bulan Syawal bukan sekadar lanjutan setelah Ramadhan, tetapi juga masa penting untuk menjaga istiqamah ibadah, memperkuat akhlak, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari .
Melalui tausiyahnya, beliau mengajak jamaah agar nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadhan tetap hidup dalam keseharian, terutama dalam menjaga silaturahmi, memperbanyak amal saleh, serta membiasakan hati untuk saling memaafkan. Menurutnya, keberhasilan Ramadhan akan tampak dari perubahan sikap setelah memasuki Syawal, ketika seseorang mampu menjaga kelembutan hati dan kedekatan kepada Allah .
Sementara itu, Ketua MT Attaubah, Roslina, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengajian perdana di bulan Syawal ini menjadi ruang untuk memperkuat kembali ikatan persaudaraan antarjamaah. Ia menuturkan bahwa kata maaf pada bulan Syawal bukan sekadar ucapan lisan, melainkan bentuk kebesaran hati untuk membersihkan hubungan antarsesama.
Menurutnya, tradisi saling memaafkan setelah Idulfitri harus dimaknai sebagai jalan membuka hati, menutup kekhilafan masa lalu, dan memulai kebersamaan baru dengan niat yang lebih baik. Karena itu, pengajian pertama di bulan Syawal ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk terus menjaga kekompakan majelis, memperkuat semangat belajar agama, dan menghadirkan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat .
Kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dari jamaah yang mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai. Nuansa religius dan kehangatan Syawal terasa menyatu dalam majelis, menjadikan pengajian bukan hanya sarana menambah ilmu, tetapi juga ruang meneguhkan hati dalam kebersamaan umat.(RH)
Bimbingan Penyuluhan Keluarga & Narkoba
Bimbingan Penyuluhan Keluarga Sakinah
Bimbingan Penyuluhan Walimahan