Bimas Kristen: "Sinergi Pelayanan dan Profesionalisme: Ibadah Awal Minggu serta Rapat Kerja Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan"
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Loading...
Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan (09/05/2026)— Sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas dalam keluarga besar Kementerian Agama, Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., bersama para penyuluh agama Kristen, pengawas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK), serta staf satuan kerja Bimas Kristen Kabupaten Asahan turut menghadiri pesta pernikahan putra Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Abdul Manan, yang berlangsung di Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kehadiran jajaran Bimas Kristen tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kekeluargaan, dan keakraban. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antarpegawai dan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Asahan.
Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K., menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi kedua mempelai agar senantiasa memperoleh kebahagiaan, keharmonisan, serta penyertaan Tuhan dalam membangun rumah tangga yang berlandaskan kasih dan nilai-nilai iman.
“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan moril dan rasa kekeluargaan dalam keluarga besar Kementerian Agama. Semoga kedua mempelai menjadi keluarga yang diberkati, harmonis, dan membawa sukacita bagi sesama,” ungkapnya.
Acara berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita, dihadiri berbagai unsur keluarga, tokoh masyarakat, serta jajaran Kementerian Agama dari berbagai wilayah. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan nilai persaudaraan, toleransi, dan solidaritas yang terus dijaga di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Asahan. (DR)
Mengawali pekan dengan landasan spiritual yang kuat
Di tengah proses pemulihan fisik, kebutuhan akan penguatan spiritual menjadi bagian penting
Paskah bukan sekadar perayaan iman, melainkan momentum memperkuat persaudaraan