Loading...

  • Selasa, 12 Mei 2026

Perkuat Sinergi, Kasi Penmad Kemenag Asahan Hadiri Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

fg

Kisaran (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., menghadiri kegiatan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Aula Hotel Antariksa, Kisaran, pada Selasa (12/05/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, M.A.P., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen bersama antarinstansi guna mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di wilayah Kabupaten Asahan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam acara ini menjadi sinyal positif bagi penguatan hak-hak anak secara komprehensif.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan bahwa predikat Kabupaten Layak Anak bukanlah sekadar penghargaan administratif semata, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dan akses pendidikan yang layak. Ia berharap Gugus Tugas KLA dapat bekerja lebih ekstra dalam mengintegrasikan program kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansi vertikal.

Kementerian Agama Kabupaten Asahan, melalui Kasi Penmad, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan Gugus Tugas ini. Sebagai instansi yang menaungi lembaga pendidikan madrasah dan pondok pesantren, Kemenag memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat serta menciptakan satuan pendidikan yang ramah anak di bawah naungan nilai-nilai agama.

"Kami di jajaran Pendidikan Madrasah terus berkomitmen untuk menciptakan ekosistem belajar yang nyaman dan bebas dari kekerasan bagi seluruh siswa. Penguatan Gugus Tugas KLA ini sangat sejalan dengan visi kami dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berakhlakul karimah," ujar Kasi Penmad di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Kasi Penmad juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memetakan tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital saat ini. Menurutnya, kolaborasi antara Kemenag, Pemerintah Daerah, dan pihak swasta akan mempercepat pencapaian indikator-indikator KLA yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dan diskusi panel mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan poin evaluasi KLA. Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh anggota Gugus Tugas Kabupaten Asahan memiliki kesamaan persepsi dan gerak langkah dalam mengimplementasikan program perlindungan anak yang berkelanjutan di masa depan. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post