Dengan Tegas dan Penuh Kasih, Penyuluh Agama Ingatkan: “Keluargamu Membutuhkanmu, Jangan Rusak Dirimu dengan Narkoba
Bimbingan Penyuluhan Keluarga & Narkoba
Loading...
Kisaran (Humas) Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan silaturahmi Syawal yang dilaksanakan pada Rabu malam Kamis, 1 April 2026, seusai shalat Isya di Musholla Hj Fatimah Lingkungan VIII Kelurahan Mutiara. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat saling memaafkan di antara jamaah dalam nuansa Idulfitri.
Dalam sambutannya, Ketua BKM Hj Fatimah Lingkungan VIII Kelurahan Mutiara, Harianto, menyampaikan bahwa bulan Syawal merupakan waktu yang sangat mulia untuk memperkokoh persaudaraan, menjaga kebersamaan, serta merawat keharmonisan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh jamaah agar nilai-nilai Idulfitri tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan dalam sikap saling menghargai, saling membantu, dan menjaga persatuan.
Kepala Lingkungan VIII Kelurahan Mutiara, R. Maily, menyampaikan pentingnya menjaga nilai maaf dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menuturkan bahwa Idulfitri bukan hanya perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadan, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan kebersamaan di tengah lingkungan masyarakat. Menurutnya, budaya saling memaafkan harus terus dirawat agar tercipta kehidupan yang harmonis dan damai.
Pada tausiyah utama, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, Raja Dedi Hermansyah, menguraikan makna mendalam dari ungkapan maaf lahir batin. Menurutnya, maaf lahir batin bukan sekadar tradisi ucapan Syawal, tetapi merupakan jalan membersihkan hati, menghapus prasangka, serta membuka ruang persaudaraan yang lebih tulus di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Andi Kunefi Lubis, Makmur Hasibuan, dan Marwan, yang bersama jamaah mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran para tokoh masyarakat menambah semarak suasana silaturahmi yang berlangsung sederhana namun sarat makna.
Turut hadir pula Penasehat BKM Emaris Sitorus, para pengurus BKM, dan jamaah Musholla Hj Fatimah yang bersama-sama memperkuat ikatan kebersamaan dalam suasana Syawal yang damai dan penuh kehangatan.
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat membangun nilai persaudaraan, menumbuhkan harmoni sosial, dan mempererat hubungan lahir batin antarwarga. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Keluarga & Narkoba
Bimbingan Penyuluhan Keluarga Sakinah
Bimbingan Penyuluhan Walimahan