Kasi Bimas Islam Hadiri pelepasan Kafilah MTQN ke 40 Tahun 2026 Kabupaten Asahan Tingkat Propinsi Sumatera Utara
Pelepasan kafilah Asahan
Loading...
Kisaran (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., menghadiri acara pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2026. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Jumat (12/06/2026).
Kehadiran Kasi Bimas Islam ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi yang kuat antara Kemenag Asahan dan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung pengembangan syiar Islam. Kehadiran beliau juga sekaligus untuk memberikan suntikan motivasi spiritual kepada para peserta (kafilah) yang akan berjuang membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, di antaranya Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Kepala Bagian Kesra Setdakab Asahan. Selain unsur pemerintahan, hadir pula tokoh-tokoh agama terkemuka daerah, seperti Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq, serta Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Asahan yang ikut mengawal kesiapan teknis para peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan rasa bangga dan harapan yang besar kepada seluruh anggota kafilah yang telah terpilih. Bupati berpesan agar para peserta menjaga kesehatan fisik, stamina, serta fokus mental selama kompetisi berlangsung, sehingga dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dan mengharumkan nama Kabupaten Asahan di pentas MTQN Sumatera Utara.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam di sela-sela acara menyampaikan rasa optimisnya terhadap kualitas dan kesiapan kafilah tahun ini. Beliau menekankan bahwa proses pembinaan yang telah dilalui para peserta bersama LPTQ dan Kemenag sudah berjalan maksimal, dan kini saatnya menjaga keikhlasan niat demi membumikan Al-Qur'an.
Lebih lanjut, Faisal Sadat juga mengingatkan agar para qari, qariah, hafiz, hafizah, serta seluruh cabang perlombaan lainnya tidak hanya mengejar predikat juara, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah antardaerah. Menurutnya, esensi utama dari MTQN adalah mempertebal kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam kitab suci Al-Qur'an.
Acara pelepasan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Asahan memohon keselamatan, kelancaran, dan prestasi terbaik untuk kafilah Kabupaten Asahan. Keberangkatan kafilah MTQN ke-40 ini diiringi rasa optimisme yang tinggi dari seluruh jajaran Pemkab, Kemenag, dan masyarakat Asahan yang berharap piala kemenangan dapat dibawa pulang ke bumi "Rambate Rata Raya".(FR)
Pelepasan kafilah Asahan
rapat koordinasi
pelatihan bilal mayit