Loading...

  • Selasa, 12 Mei 2026

Belajar Sambil Berpetualang, Siswa Kelas VI-c MIN 10 Asahan Antusias Ikuti Treasure Hunt Puzzle Sunan Gunung Jati

Proses pelaksanaan pembelajaran inovatif

Kisaran (Humas) Sabtu, 02 Mei 2026 menjadi hari yang penuh semangat dan pengalaman belajar berbeda bagi siswa kelas VI-c MIN 10 Asahan dalam pembelajaran mata pelajaran SKI dengan materi Sunan Gunung Jati. Kegiatan pembelajaran berlangsung inovatif, kreatif, dan menyenangkan melalui penerapan Model Project-Based Learning yang dipadukan dengan pendekatan Game-Based Learning (treasure hunt puzzle) serta terintegrasi dengan TPACK (Technology, Pedagogy, and Content Knowledge).

Sejak awal pembelajaran, suasana kelas terlihat hidup dan penuh antusias. Guru membuka kegiatan dengan salam dan doa bersama, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami keteladanan dan perjuangan dakwah Sunan Gunung Jati. Untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik, guru memanfaatkan teknologi berupa infokus, PPT interaktif, dan video pembelajaran sebagai media visual yang membantu siswa memahami materi secara lebih nyata dan mendalam.

Setelah penyampaian materi, siswa dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok kemudian diberikan sebuah peta harta karun yang menjadi bagian utama dari permainan edukatif treasure hunt puzzle. Melalui metode diskusi, penugasan, dan kerja kelompok, siswa diajak untuk aktif bekerja sama mencari petunjuk yang tersebar di lingkungan sekolah.

Kegiatan jelajah harta karun pun dimulai. Dengan penuh rasa penasaran dan semangat, setiap kelompok mengikuti arah petunjuk pada peta untuk menemukan titik-titik tertentu yang telah disiapkan guru. Sorak kegembiraan terdengar ketika siswa berhasil menemukan *box harta karun* di setiap pos pencarian. Di dalam box tersebut terdapat *puzzle materi* yang berisi informasi tentang biografi Sunan Gunung Jati, peran beliau dalam penyebaran Islam, serta sikap-sikap positif yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

Puzzle yang ditemukan kemudian disusun bersama menggunakan LKPD sebagai panduan diskusi kelompok. Kegiatan ini tidak hanya membuat siswa belajar memahami materi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah. Suasana belajar tampak sangat aktif dan menyenangkan karena siswa belajar sambil bermain dan berpetualang bersama teman-temannya.

Sebagai penutup kegiatan, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan puzzle yang telah mereka susun di depan kelas. Setiap kelompok tampil percaya diri menjelaskan hasil temuannya mengenai perjuangan dan keteladanan Sunan Gunung Jati. Presentasi tersebut semakin memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari.

Kepala madrasah Sartiji, S.Pd.I., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap pembelajaran inovatif yang diterapkan di kelas VI-c. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran seperti ini sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa.

Dalam narasinya, beliau mengatakan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan permainan edukatif mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus membangun karakter kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Menurut beliau, integrasi teknologi melalui media PPT, video, dan metode interaktif menjadi bukti bahwa madrasah mampu menghadirkan pembelajaran modern yang menyenangkan tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan Islam.

“Pembelajaran hari ini sangat luar biasa. Anak-anak terlihat antusias, aktif, dan menikmati setiap proses belajar. Inilah salah satu bentuk pembelajaran abad 21 yang mengedepankan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” ujar beliau dengan penuh bangga.

Kegiatan pembelajaran SKI ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kelas VI-c karena mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan tentang sejarah Islam, tetapi juga belajar membangun kekompakan, tanggung jawab, dan semangat belajar melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.(na)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post