Loading...

  • Rabu, 29 Juli 2026

Umat Katolik yang Bermisi: Sosialisasi Bahan Pendalaman Aksi Puasa Pembanungan (APP) Gereja Katolik di Desa Talun Joring (Kampung Saragi) Kec. Setia Janji

Penjelasan tata ibadat

Asahan (Humas BimKat). Rabu, 19 Februari 2025, Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. bersama dengan tim melakukan sosialisasi bahan pendalaman Aksi Puasa Pembangunan (APP) di Gereja Katolik St. Mikael Stasi Kampung Saragi Desa Talun Joring, Kec. Setia Janji.

 

Masa prapaskah merupakan masa persiapan untuk menyambut Paskah. Paskah adalah puncak iman dalam Gereja Katolik. Untuk menyambut Paskah, Gereja Katolik merayakan satu masa yaitu masa prapaskah yang dilaksanakan selama 40 hari. Empat puluh (40) hari menjadi kesempatan untuk umat Katolik meyesali keberdosaan dan mengungkapkan rasa solider dengan orang miskin. Dengan ini, umat juga diajak berpuasa sebagai ungkapan solider pada orang menderita dengan APP, tanda belas kasih dengan sesama yang membutuhkan pertolongan.

 

Supaya kesempatan penuh rahmat ini dapat diisi dengan berbagai kegiatan, Gereja Katolik di setiap keuskupan memiliki tema masing-masing. Tema APP Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan yaitu Umat Katolik yang Bermisi. Tema tersebut dibagi menjadi 5 sub tema untuk direnungkan bersama yakni Umat Katolik yang Misioner, Umat Katolik yang Berbelasa Rasa dan Rela Berbagi, Umat Kaolik yang Membangun dan Memelihara Soliditas Persekutuan Gerejawi, Umat Katolik yang Menghidupi dan Menampakkan Buah-Buah Perayaan Liturgi, dan Umat Katolik Berani Menunjukkan Identitas Kekatolikannya di Tengah Masyarakat.

 

Rayon Gunung Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran yang terdiri dari 3 stasi yaitu Gereja Katolik St. Mikael Stasi Kampung Saragi (Talun Joring), St. Yosep Stasi Panggualan, Maria Bunda Karmel Stasi Sudi Makmur mengadakan pertemuan untuk memahami tema APP tahun 2025. Pemaparan materi dimulai tentang Spiritualitas APP oleh Free Us Nadeak, S.E. sebagai Ketua/Koordinator Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), dilanjutkan tema proses pendalaman APP oleh Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. sebagai Seksi Katekese/Penyuluh Agama Katolik, Ranto Manalu, S.Pd. sebagai Sekretaris C.U. Bintang Samudra/Wakil Kepala SMA Katolik Panti Budaya Kisaran yang menjelaskan tema pengembangan usaha mikro, dan Anaclio da Silva, S.Ag. sebagai Katekis/Seksi Katekese yang menjadi moderator pertemuan.

 

Penyuluh yang akrab disapa Wawan menjelaskan, “Tema APP kita tahun ini sesuai dengan fokus pastoral kita yaitu Umat Katolik yang Bermisi. Lima (5) sub tema yang kita renungkan juga sesuai dengan indikator keberhasilan (IK) yang sudah ditetapkan. Saya merasa kita sudah biasa melakukan ini. Yang membedakan dari tahun ke tahun adalah tema, poster, dan perikop Kitab Suci yang akan direnungkan bersama. Dalam kesempatan ini, saya akan memaparkan dengan cepat proses berjalannya ibadat dan saya akan fokus pada poster dan perikop Kitab Suci.”

 

Wawan menjelaskan setiap poster satu per satu dan mendiskusikan bersama hal pertanyaan yang nantinya akan disampaikan kepada umat. Wawan juga memberi penekanan terhadap pendalaman perikop Kitab Suci yang akan direfleksikan bersama. Dalam pemaparannya, Wawan melakukan sesi sharing supaya calon pemandu nantinya dapat memahami dengan baik setiap sub tema.


Di akhir pemaparan, Wawan menekankan, “Semoga kegiatan yang setiap tahun kita lakukan tidak membosankan melainkan menambah gairah iman kita dan semangat yang Yesus minta kepada kita untuk melaksanakan misi ke tengah dunia ini. Semoga proses pendalaman Aksi Puasa Pembagunan (APP) dapat berjalan dengan baik dan lancar.” (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post