Loading...

  • Senin, 11 Mei 2026

Tak Hanya Memberi Bantuan, Penyuluh Agama Islam Kemenag Asahan Menguatkan Hati Korban Kebakaran

Dakwah Ramadhan Peduli

Kisaran (Humas) – Suasana menyelimuti rumah yang menjadi saksi duka akibat musibah kebakaran di Jalan Syekh Ismail, Kelurahan Teladan, Jumat (13/03/2026). Puing-puing dan bekas kebakaran masih terlihat jelas, seakan menjadi pengingat pahit peristiwa yang terjadi pada 26 Februari 2026 lalu.

Musibah tersebut menghanguskan sebahagian  dua pintu rumah milik warga, Nurifah Hasibuan dan Nirwana Siregar, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan banyak kenangan berharga.

Di tengah kesedihan itu, kepedulian hadir dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Kementerian Agama agar para korban tetap kuat dan sabar menghadapi ujian dari Allah SWT.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Penyelenggara Zakat Dr. Suwastati Sagala, Kepala KUA Kecamatan Kota Kisaran Timur H. Junaidi, S.Ag., MM, serta para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur yaitu Raja Dedi Hermansyah, Makmur Hasibuan, Hasliza Lubis, dan Rina Mulyana dan Lurah Teladan M. Ilyas Ritonga.

Para penyuluh agama juga memberikan bimbingan dan penguatan spiritual kepada keluarga korban, mengajak mereka untuk tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi ujian kehidupan.

Suasana haru tak terhindarkan ketika bantuan diserahkan.  wajah para korban yang merasa terharu atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran para tokoh agama dan pemerintah bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kekuatan dan harapan untuk bangkit kembali.

Doa bersama pun dipanjatkan agar Allah SWT memberikan ketabahan kepada keluarga korban serta mengganti segala yang hilang dengan rezeki dan kehidupan yang lebih baik.

Musibah memang tidak pernah diharapkan, namun kepedulian dan kebersamaan seperti inilah yang menjadi cahaya di tengah duka. Di balik rumah yang hangus terbakar, masih ada tangan-tangan kebaikan yang hadir menguatkan dan menyalakan kembali harapan.(RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post