Loading...

  • Senin, 11 Mei 2026

Sungguh Durhaka Anak Yang Mendo'akan Orang Tuanya 5 Kali Sehari

Takziah dirumah Bapak Selamat

kenapa kita sudah mendo'akan orangtua sehari 5 kali, kok masih di bilang anak durhaka? Terang Raja Dedi Hermansyah Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan saat memberikan sambutan pada Takziah ke 3 dirumah Bapak Selamat di Pulau Rakyat Tua ,Rabu, 19 September 2024.

Kamu gak perlu mengeluarkan uang, kamu gak perlu mengeluarkan keringat, kamu gak perlu mengeluarkan tenaga yang besar hanya untuk membacakan do’a ampunan kepada kedua orangtuamu.”

Tapi kenapa kamu hanya bisa memintakan ampunan buat orangtuamu sehari semalam cuma 5 kali?”

“Padahal sejak kamu masih berada dalam perut ibumu, berapa banyak keringatnya yang sudah ibumu keluarkan karena beratnya menanggung kamu yang berada diperutnya?”

“Betapa sakitnya ibumu saat melahirkan kamu, berapa besar biaya yang sudah dikeluarkan kedua orangtuamu untuk membesarkan kamu?”

 “Dan sebagai balasannya, kamu hanya bisa mendo’akan kedua orangtuamu cuma 5 kali dalam sehari semalam?”

“Padahal satu kali saat kamu membacakan do’a untuk kedua orangtuamu, Rabighfirli waliwalidayya, saat itu juga satu dosa dari orang tuamu dihapuskan ALLAH Subhaanahu Wa Ta’alaa.”

Masya Allah, sekarang apakah kita masih berat untuk membacakan do’a untuk kedua orangtua kita sehari lebih dari 50 kali.

Ini motivasi kepada Anak Almarhum supaya lebih 5 kali mendoakan orang tua Ungkap Raja Dedi didampingi Penyuluh Agama Islam Makmur Hasibuan,Susilo, Abdurrahman Rivai beserta Ka KUA Said, Ka KUA Fadly ( RH )



Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post