Loading...

  • Senin, 11 Mei 2026

Penyuluh Agama Islam Tampil Aktif dalam Pembukaan Pekan Ramadan Mubarak Berdampak, Menguatkan Ukhuwah dan Spirit Kesalehan

Dakwah Ramadhan Pembukaan Ramadhan Mubarok Berdampak Kementerian Agama Kabupaten Asahan

Kisaran (Humas) Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan tampak meriah pada Senin pagi (2/3/2026). Sejak pagi hari, masyarakat, ASN, tokoh agama, Majelis Taklim, BKM, dan para Penyuluh Agama Islam memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh semangat Ramadan.

Acara yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 2 hingga 6 Maret 2026 ini, mengusung konsep festival religi yang dipadukan dengan rangkaian talkshow inspiratif. Mengangkat tema “Merajut Ukhuwah Menggapai Kesalehan”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang silaturahmi, edukasi, serta penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekan Ramadan Mubarak Berdampak bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum pembinaan umat yang harus memberikan dampak nyata. Ia menegaskan pentingnya peran Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan dalam membimbing masyarakat, memperkuat harmoni, dan menanamkan nilai moderasi beragama.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP Dalam pidato arahannya, ia mengapresiasi inisiatif Kemenag Kabupaten Asahan yang menghadirkan kegiatan bernuansa religi dan edukatif selama Ramadan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.

Sementara itu, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan, Raja Dedi Hermansyah, didampingi Ketua Pokjaluh Islam Zulhaidir Pinayungan, dalam keterangannya menegaskan komitmen para penyuluh untuk tampil aktif dan produktif selama Ramadan. Ia menyebutkan bahwa Pekan Ramadan ini menjadi wadah strategis bagi penyuluh untuk memberikan pencerahan melalui tausiyah, dialog keagamaan, serta pembinaan langsung kepada masyarakat.

“Ramadan adalah momentum merajut ukhuwah dan menguatkan spirit kesalehan, baik secara pribadi maupun sosial. Penyuluh Agama Islam hadir untuk memastikan nilai-nilai itu benar-benar hidup di tengah umat,” ujarnya.

Dengan semarak kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Pekan Ramadan Mubarak Berdampak diharapkan mampu menjadi energi positif yang terus mengalir, memperkokoh persaudaraan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post