Loading...

  • Jumat, 26 Juni 2026

KUA Sei Kepayang Gelar Petik Semangka, Wujud Nyata Ekoteologi Berbasis Ketahanan Pangan

KUA Sei Kepayang Gelar Petik Semangka, Wujud Nyata Ekoteologi Berbasis Ketahanan Pangan

Sei Kepayang (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Sei Kepayang menggelar kegiatan petik semangka sebagai bagian dari implementasi program Ekoteologi berbasis ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya memanfaatkan lahan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat. Pada Jumat (26/6).

Kegiatan petik semangka tersebut diikuti oleh jajaran KUA, penyuluh agama, serta masyarakat sekitar. Hasil panen menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan edukatif.

Kepala KUA Sei Kepayang, H. Taufik Hidayat Simanjuntak, S.Fil.I., M.H., menyampaikan bahwa program ekoteologi tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan produktif.

"Melalui kegiatan petik semangka ini, kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan dalam aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan. Ekoteologi bukan sekadar konsep, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman produktif merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara berkelanjutan. Selain menghasilkan panen, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Ia berharap program Ekoteologi di KUA Sei Kepayang dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ibadah.

Kegiatan petik semangka ini menjadi bukti bahwa sinergi antara nilai-nilai keagamaan, pelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(SHH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 June 2024
Lihat Semua Post