Loading...

  • Sabtu, 20 Juni 2026

Kawal Generasi Sehat, Kepala MIN 3 Asahan Sambut Hangat Tim Kesehatan Puskesmas

Tim kesehatan sedang melakukan skrining kepada salah seorang siswa

Pulau Rakyat (Humas) – Siswa-siswi kelas 3A dan 3B MIN 3 Asahan mendapatkan kunjungan dari tim tenaga kesehatan Puskesmas setempat pada Jumat pagi (19/6). Kehadiran para petugas medis yang terdiri dari Yuli Fitriani Butar-Butar, Surya Irawati, Boyandres Simanjuntak dan Sri Wuri Wulandari Satri ini bertujuan untuk melaksanakan program skrining kesehatan berkala guna memantau sekaligus menjaga kondisi fisik anak-anak usia sekolah sejak dini.

Suasana ruang kelas yang biasanya diisi dengan aktivitas belajar, pagi itu berubah menjadi ruang pemeriksaan yang tertib namun penuh keceriaan. Dengan sabar, para petugas medis menyapa satu per satu siswa yang tampak antusias sekaligus penasaran dengan peralatan medis yang dibawa oleh tim Puskesmas.

Dalam pelaksanaannya, tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh atau penjaringan kesehatan untuk mendeteksi dini gangguan yang bisa mengganggu proses belajar. Pemeriksaan ini meliputi kesehatan gigi dan mulut untuk mengecek karies, fungsi indra penglihatan dan pendengaran, hingga pengukuran gizi fisik melalui berat serta tinggi badan siswa.

Saat dimintai keterangan, Ketua Tim medis, Yuli Fitriani Butar-Butar, menegaskan bahwa agenda penjaringan kesehatan yang dilaksanakan di MIN 3 Asahan merupakan langkah preventif untuk memitigasi risiko kesehatan sejak dini. Melalui pemantauan tumbuh kembang yang intensif, pihak puskesmas berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga para siswa terbebas dari hambatan fisik maupun kognitif yang mengganggu prestasi mereka.

“Kegiatan skrining kesehatan atau penjaringan yang kami lakukan hari ini di MIN 3 Asahan bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan serta memantau tumbuh kembang siswa. Kami ingin memastikan anak-anak terhindar dari berbagai gangguan belajar, sehingga nantinya dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang optimal dan sehat.” Terangnya

Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., tampak hadir secara langsung mendampingi tim medis dari Puskesmas selama proses skrining berlangsung. Ia menyambut hangat kegiatan ini dan menyatakan dukungan penuh atas sinergi yang terbangun, karena dinilai sangat krusial dalam memantau kondisi kesehatan serta tumbuh kembang peserta didik secara berkala.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan secara komprehensif maksud dan tujuan utama dari kunjungan skrining tersebut. Beliau menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi anak-anak agar dapat menyerap materi pelajaran di kelas dengan maksimal. Menurutnya, kondisi fisik yang prima adalah prasyarat mutlak bagi terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif, sehingga deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan siswa menjadi sangat krusial.

“Tujuan utama dari kunjungan rekan-rekan Puskesmas hari ini adalah untuk memastikan seluruh siswa kelas 3A dan 3B berada dalam kondisi fisik yang prima. Kami ingin mendeteksi sejak dini jika ada kendala kesehatan pada anak, seperti gangguan penglihatan atau sakit gigi, yang sering kali menjadi penghambat konsentrasi mereka saat belajar di kelas,” ujar Ummiati Nasution.

Dikesempatan yanh sama, Ummiati juga menambahkan bahwa anak usia 8 hingga 9 tahun—yang rata-rata duduk di bangku kelas 3—berada pada masa transisi pertumbuhan, terutama pergantian gigi susu ke gigi permanen. Oleh karena itu, edukasi langsung dari petugas Puskesmas dinilai jauh lebih efektif merasuk ke dalam ingatan anak-anak.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, para wali kelas 3A dan 3B turut mendampingi di barisan depan untuk menenangkan beberapa siswa yang sempat merasa tegang. Berkat pendekatan yang humanis dari petugas Puskesmas dan dukungan para guru, seluruh rangkaian pemeriksaan akhirnya berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

Menurut keterangan dari Tim medis, bahwa mayoritas siswa kelas 3A dan 3B dinyatakan berada dalam kondisi yang sehat dan baik. Meski demikian, tim medis tetap memberikan catatan kecil serta edukasi khusus kepada beberapa siswa agar lebih rajin menyikat gigi dan mulai mengurangi konsumsi makanan yang terlalu manis. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post