Loading...

  • Senin, 11 Mei 2026

Gema Takbir Menggetarkan Asahan, Bupati Bersama Forkopimda, Tokoh Agama dan Penyuluh Agama Hadirkan Malam Kemenangan Penuh Kebersamaan

Dakwah Takbiran Idul Fitri 1447 H

Kisaran (Humas) Jum’at malam Sabtu, 20 Maret 2026, halaman Kantor Bupati Asahan dipenuhi gema takbir yang berkumandang khidmat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak menyatu dalam kegiatan malam takbiran yang dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta para penyuluh agama di Kabupaten Asahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Taufik Zainal Abidin Siregar, Rianto, Revi Nurvelani, Edy Syahputra, Abdul Manan, Salman Abdullah Tanjung, serta Raja Dedi Hermansyah bersama tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, M.Si menegaskan bahwa malam takbiran merupakan momentum syukur yang harus dimaknai dengan memperkuat persaudaraan dan menjaga semangat kebersamaan.

"Malam takbiran adalah malam kemenangan umat Islam. Setelah sebulan penuh kita ditempa dalam ibadah Ramadan, kini saatnya kita menjaga nilai-nilai itu tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kepedulian sosial," ujar Bupati Asahan.

Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP juga menyampaikan bahwa kebersamaan pada malam takbiran menjadi kekuatan penting dalam menjaga harmoni daerah.

"Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang menyatukan hati, saling memaafkan, dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, SIK,MH, mengingatkan masyarakat agar malam kemenangan dirayakan dengan aman dan tertib.

"Kegembiraan malam takbiran harus tetap diiringi dengan kesadaran menjaga ketertiban, keselamatan, dan keamanan bersama agar suasana tetap kondusif," tegasnya.

Dandim Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menambahkan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi energi memperkuat persatuan.

"Kebersamaan malam ini menunjukkan bahwa persatuan adalah kekuatan utama kita dalam menjaga daerah tetap damai," katanya.

Kakankemenag Asahan H. Abdul Manan MA memberikan bimbingan keagamaan bahwa gema takbir adalah syiar yang harus dihayati secara mendalam.

"Takbir yang kita kumandangkan malam ini adalah bentuk pengagungan kepada Allah SWT dan ungkapan syukur atas nikmat Ramadan yang telah kita lalui," tutur beliau.

Ketua MUI H. Salman Abdullah Tanjung MA Kabupaten Asahan mengajak masyarakat menjadikan malam takbiran sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah.

"Mari jadikan malam takbiran ini sebagai jalan membersihkan hati, memperbanyak doa, dan memperkuat persaudaraan sesama umat," pesannya.

Sementara itu Ketua Penyuluh Agama Kabupaten Asahan H. Raja Dedi Hermansyah MM,, MA menegaskan pentingnya kehadiran penyuluh agama dalam memperkuat nilai dakwah di tengah masyarakat.

"Penyuluh agama hadir untuk terus membersamai umat, menguatkan syiar Islam, dan menjaga semangat keagamaan tetap tumbuh dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.

Tabuhan bedug yang mengiringi lantunan takbir menambah semarak suasana malam kemenangan. Kehangatan, senyum, dan salam persaudaraan yang terjalin malam itu menjadi gambaran kuat bahwa Kabupaten Asahan terus hidup dalam semangat religius, harmonis, dan penuh kebersamaan. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post