Loading...

  • Senin, 11 Mei 2026

Dalam Hening Tasbih, Hati Menjadi Teduh: Sholat Sunnah Tasbih Majelis Taklim Khairunnisa Kelurahan Mutiara

Dakwah Ramadhan Bimbingan Penyuluhan Sholat Sunnah Tasbih Majelis Taklim Khairunnisa Kelurahan Mutiara

Kisaran (Humas) – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Musholla Attaubah, Senin (2/3/2026). Lantunan tasbih yang diucapkan berulang-ulang menghadirkan ketenangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam hening yang syahdu, hati para jamaah Majelis Taklim Khairunnisa seakan larut dalam dzikir dan munajat kepada Allah SWT.

Kegiatan Sholat Sunnah Tasbih tersebut dipandu dan dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, Raja Dedi Hermansyah dan Makmur Hasibuan. Dalam kesempatan itu, keduanya tidak hanya mengajak jamaah untuk melaksanakan sholat secara berjamaah, tetapi juga memberikan penjelasan rinci tentang tata cara pelaksanaan serta fadillah (keutamaan) Sholat Sunnah Tasbih.

Raja Dedi Hermansyah menjelaskan bahwa Sholat Sunnah Tasbih merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar karena di dalamnya terdapat bacaan tasbih yang diulang sebanyak 300 kali dalam empat rakaat. “Sholat ini menjadi sarana penghapus dosa, baik yang disengaja maupun tidak, yang lama maupun yang baru, selama kita melaksanakannya dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Sementara itu, Makmur Hasibuan menambahkan bahwa keutamaan Sholat Tasbih bukan hanya pada jumlah bacaan tasbihnya, tetapi pada nilai ketundukan dan penghambaan seorang hamba kepada Rabb-nya. “Saat lisan bertasbih, sejatinya hati sedang diajak untuk membersihkan diri, merendahkan ego, dan memperbanyak istighfar,” tuturnya dengan penuh penghayatan.

Para jamaah yang didominasi ibu-ibu tampak mengikuti setiap gerakan dengan khusyuk. Beberapa di antaranya terlihat menitikkan air mata saat doa dipanjatkan. Heningnya musholla hanya diisi suara tasbih yang lembut, seakan menjadi saksi bahwa di sudut Kelurahan Mutiara, ada hati-hati yang sedang berjuang mendekat kepada Sang Pencipta.

Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang menguatkan ukhuwah dan menambah semangat beribadah di bulan yang penuh keberkahan. Majelis Taklim Khairunnisa kembali membuktikan bahwa majelis dzikir bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang penyucian jiwa dan penguat iman.

Dalam hening tasbih itu, hati benar-benar menjadi teduh.(RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post