Loading...

  • Sabtu, 08 Agustus 2026

Bimas Kristen;Meneguhkan Iman, Menguatkan Karakter: Penyuluh Agama Kristen dan Bimas Kristen Hadir dalam Pembinaan Rohani di Yonif 954 Naga Berkisar

Arahan sesudah pembinaan rohani

Asahan (07/08/2026)— Dalam rangka memperkuat kehidupan spiritual sekaligus membangun karakter dan integritas dalam menjalankan tugas pengabdian, Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Asahan, didampingi langsung oleh Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.PdK, melaksanakan kegiatan pembinaan rohani di Yonif 954 Naga Berkisar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pelayanan keagamaan yang bersifat holistik, yakni pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual, tetapi juga memperhatikan dimensi moral, karakter, sosial, dan kehidupan personal. Pendekatan ini menjadi penting dalam mendukung pembentukan pribadi yang memiliki ketangguhan iman sekaligus integritas dalam melaksanakan tanggung jawab dan pengabdian.

Dalam pelaksanaannya, pembinaan rohani diarahkan untuk memberikan penguatan iman, motivasi, refleksi kehidupan, serta pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai Kristiani dalam membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, setia, dan berintegritas. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada ruang pembinaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit.

Kehadiran Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan secara langsung bersama para Penyuluh Agama Kristen menunjukkan adanya sinergi kelembagaan dalam memperluas jangkauan pelayanan keagamaan. Pembinaan rohani dipandang sebagai bagian strategis dari upaya menghadirkan negara melalui pelayanan keagamaan yang menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat, termasuk mereka yang berada dalam lingkungan institusi pertahanan.

Penyelenggara Bimas Kristen Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.PdK, dalam pendampingannya menegaskan pentingnya menjadikan iman sebagai sumber kekuatan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab. Spiritualitas yang sehat diharapkan mampu melahirkan pribadi yang memiliki keteguhan hati, kematangan karakter, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran dan pengabdian.

Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen terus mengambil peran strategis sebagai agen pembinaan, edukasi, pendampingan, dan penguatan spiritual di tengah masyarakat. Pelayanan kepada prajurit menjadi salah satu bentuk konkret bahwa pembinaan keagamaan perlu hadir secara kontekstual di berbagai ruang kehidupan.

Kegiatan pembinaan rohani di Yonif 954 Naga Berkisar pada akhirnya tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi merupakan bagian dari proses membangun manusia seutuhnya. Ketangguhan seorang prajurit tidak hanya dibentuk melalui kekuatan fisik, disiplin, dan keterampilan profesional, tetapi juga melalui kekuatan batin, kematangan moral, dan keteguhan spiritual.

Melalui pelayanan yang holistik tersebut, Bimas Kristen Kabupaten Asahan bersama Penyuluh Agama Kristen berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang transformatif, kontekstual, dan menyentuh kebutuhan nyata umat, sehingga nilai-nilai iman dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian kepada Tuhan, bangsa, dan sesama.

“Iman yang kokoh melahirkan karakter yang tangguh; karakter yang tangguh menghadirkan pengabdian yang berintegritas.”(DR) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 27 February 2025
Lihat Semua Post