Loading...

  • Selasa, 09 Juni 2026

Bimas Katolik Kemenag Asahan Lakukan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Terkait Pembentukan MGMP dan KKG

Foto bersama

Asahan (Humas BimKat). Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Katolik di Kabupaten Asahan, Plt. Kepala Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan melalui Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kabid PTK), Juhari, S.Pd., M.Pd. terkait pembentukan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Katolik pada Selasa (09/06/2026). Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat wadah profesional bagi guru-guru Pendidikan Agama Katolik, baik di tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah. Dalam pertemuan tersebut dibahas pentingnya keberadaan MGMP dan KKG sebagai sarana peningkatan kompetensi, pengembangan perangkat pembelajaran, serta forum berbagi pengalaman dan praktik baik antar guru.

 

Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Asahan menyampaikan bahwa pembentukan MGMP dan KKG merupakan kebutuhan yang mendesak mengingat jumlah guru Pendidikan Agama Katolik yang tersebar di berbagai sekolah memerlukan ruang koordinasi dan pembinaan yang terstruktur. Melalui organisasi profesi tersebut, guru diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pembelajaran serta mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Sementara itu, Kabid PTK Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap pembentukan MGMP dan KKG Pendidikan Agama Katolik.

 

Menurutnya, keberadaan forum tersebut akan menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian para guru. Melalui koordinasi ini, diharapkan proses pembentukan MGMP dan KKG Pendidikan Agama Katolik dapat segera terealisasi sehingga menjadi wadah yang aktif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan agama Katolik di Kabupaten Asahan. Sinergi antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan diharapkan dapat terus terjalin demi terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.

 

Selain membahas aspek kelembagaan, pertemuan tersebut juga membicarakan mekanisme pembentukan kepengurusan MGMP dan KKG, mulai dari pendataan guru Pendidikan Agama Katolik, penyusunan struktur organisasi, hingga perencanaan program kerja tahunan. Program yang direncanakan meliputi kegiatan pengembangan kompetensi guru, penyusunan perangkat ajar, diskusi kurikulum, serta pelaksanaan pelatihan dan workshop yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Asahan menegaskan bahwa MGMP dan KKG tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan berkelanjutan bagi guru Pendidikan Agama Katolik.

 

Melalui forum tersebut, para guru diharapkan dapat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas wawasan pendidikan, serta membangun jejaring profesional yang kuat di lingkungan Kabupaten Asahan. Koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dalam mewujudkan sumber daya pendidik yang berkualitas dan berdaya saing. Dengan terbentuknya MGMP dan KKG Pendidikan Agama Katolik, diharapkan para guru semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensinya sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan agama yang lebih efektif, kreatif, dan berdampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik. (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post